Tuesday, September 26, 2017

header web2

Tanya Jawab Term Life

Tanya Jawab Term Life

Category: Asuransi

Halo Pengunjung Website yang baik,

Anda lagi cari-cari info tentang Term Life di Manulife? kepingin beli tapi masih bingung, atau Anda malah agen asuransi baik dari Manulife atau perusahaan lain, mudah2an tanya jawab yang saya kumpulkan dari pertanyaan klien2 saya, bisa menjawab pertanyaan dan uneq-uneq Anda tentang asuransi TERM LIFE.

PLEASE JANGAN DICOPY SEMBARANGAN Yaaa. ini Hasil Kerja saya selama 5 tahun, jadi boleh digunakan dan dibaca tapi jangan di-publish di tempat lain selain disini. THX atas pengertiannya.

 

8 Point tentang asuransi term life

 

Pertanyaan:
Jika saya keluar di tengah masa kontrak,apakah saya terkena pinalti? (klo uangnya hangus saya sudah tau)

Jawaban:
tidak ada pinalti, tapi kalau kamu keluarnya sebelum premi tahun ke-2 dibayar, yang kena pinalti saya yang jadi agennya. :)

bisa berhenti kapan saja, tinggal ke Manulife dan mengembalikan polisnya.

 

Pertanyaan:
Untuk medical testnya, apakah semua difasilitasi Manulife? Apakah gratis krn tidak dibebankan ke premi tp saya keluar biaya pribadi ATAU gratis karena semua difasilitasi Manulife?


Jawaban:
Gratis tidak dibebankan biaya ke klien. semua difasilitasi oleh Manulife. Bahkan kalau ternyata aplikasi DITOLAK OLEH manulife.

 

Pertanyaan:
Jika saya tidak lolos seleksi apakah biaya didalam prosedur administratif akan hilang?


Jawaban:
kalau Ditolak dalam prosedur seleksi, Premi dikembalikan dalam keadaan utuh.

tapiiii... kalau ternyata DITERIMA oleh Manulife, trus KLIEN berubah pikiran untuk MUNDUR dari Manulife, berarti klien harus bayar biaya administrasi dan biaya medical test yang telah dikeluarkan oleh Manulife.

karena klien masih bisa menolak isi polisnya, dan mengatakan tidak sesuai dengan kata hati.. biasanya terjadi pada polis unit-link.



Pertanyaan:
Sejauh mana batasan GUARANTED RENEWABILITY untuk Asuransi Term Life?


Jawaban:
GUARANTEED RENEWABILITY dalam PRO ACTIVE PLUS, memperbolehkan
perpanjangan kontrak otomatis, selama PREMI SELANJUTNYA DIBAYAR. Walaupun pada saat perpanjangan kontrak/ tenor berakhir, klien terkena sakit kritis.

kasus: Mr. A ikut pro active plus 20, ketika tahun ke 20 Mr A terkena sakit kanker stadium akhir, sehingga tinggal tunggu waktu Meninggal. Ketika Masa Kontrak berakhir, asuransi jiwanya otomatis diperpanjang tanpa medical test. Mr A memutuskan untuk tetap membayar premi asuransi tahun ke-21. Padahal preminya melonjak tinggi

Tahun 1-20 = Rp 2.600.000
Tahun 21-40 = Rp 14.220.000

ketika tahun ke-21, Mr A meninggal, dan klaim 1 milyarnya dibayarkan ke ahli waris.



Pertanyaan:
kenapa Preminya PRO ACTIVE PLUS makin besar kalau Tenornya makin panjang.


Jawaban:

Lah iya mbak.. kan preminya ditahan selama tenor itu, jadi Manulife
memperhitungkan potongan harga selama kontrak. Kalau kita hitung PRO ACTIVE bayar selama 10 tahun, dengan PRO ACTIVE PLUS 10,  Total preminya jelas lebih kecil yang PRO ACTIVE PLUS.

tapi dari premi tahun pertamanya PRO ACTIVE PLUS terlihat amat besarrr..



Pertanyaan:
Misal saya polis nya terdaftar tgl 5 agustus, maka perhitungan perlindungan nya mulai dari 5 agustus dan premi dihitung tahunan di hitung mulai 5 agustus kan?


Jawaban:
betul mbak, misalkan kita masuk tgl 1 agustus, berarti tahun depan bayarnya di tgl yang sama.

jangan lupa, ada grace period selama 45 hari, jadi kalau jatuh tempo
tgl 1 agustus, bisa dibayar paling lambat 14 September.




Pertanyaan:
Kalau jangka waktu ikut asuransinya 10 thn dulu, apakah UP nya bisa sama (2 M juga). Lalu kalo sesudah 10 tahun saya masih hidup dan ikut lagi ambil 15 thn atau 20 thn, itu bagaimana Mbak?

Krn saya blm menikah, asumsi saya, saya akan tetap ikut term life sampai usia anak saya kelak sktr 26 th (usia saya sekarang 32 thn).


Jawaban:
Kalau jangka asuransinya 10 tahun, bisa aja kok. Premi akan tetap sama selama 10 tahun, dan 10 tahun berikutnya preminya berubah. Asyiknya, tidak usah ada medical test dengan UP yang sama, karena perpanjangan dilakukan secara otomatis.

sekarang kalau misalnya, mau ikut yang 10 tahun dan 20 tahun sama-sama melakukan medical test yang sama,

dalam case ini mbak pilih 10 tahun. Setelah 10 tahun, mbak kepingin rubah jadi term yang 15 tahun,  bisa sih mbak.. tapi ganti POLISnya dong, dan  MEDICAL TEST ulang.

pada tahun ini kalau ikut, di Medical Test dengan hasil bagus, lolos UP 2 Milyar. setelah 10 tahun, kan sebagai manusia tidak bisa memprediksi Kesehatan kita pada tahun ke-10 itu, kalau ternyata Medical test ulang dan hasilnya gak bagus, maka bisa-bisa gak lolos untuk asuransi term life ini.

jadi saran saya, lebih baik ambil dengan matang berapa UP yang dipilih, dan masa pembayarannya.

kalau ternyata sudah mantap dengan UP 2 Milyar, Masa Pembayaran 10 tahun, Artinya 10 tahun kemudian UP tetap sama, hanya Preminya naik.

PRO ACTIVE PLUS UP 2 Milyar
Tenor = 10 tahun
Premi per tahun = Rp 4.180.000


PRO ACTIVE PLUS UP 2 Milyar
Tenor = 20 tahun
Premi per tahun = Rp 5.380.000


tadi,  saran pertama saya adalah PRO ACTIVE PLUS UP 2 Milyar - Tenor 20 tahun. Kenapa saya menyarankan ini?


Karena dalam jangka 20 tahun, UP tetap sama dan PREMI TETAP SAMA. Kenaikan premi akan terjadi setelah 20 tahun kemudian. Program term life dengan tenor terpanjang hanya ada di Manulife, di perusahaan lain tenor tertinggi hanya 10 tahun. :)



Pertanyaan:
Mbak, saya mau tanda tangan tanggal 20 ini, tolong disimulasikan berapa lama proses pendaftarannya.



Jawaban:
1. PROSES TANDA TANGAN TGL 20 dan PEMBAYARAN DI HARI YANG SAMA
2. PROSES SUBMIT/SETOR Ke kantor  TGL 21
3. Medical Test bisa dimulai di TGL 22 Sept, nanti bisa pilih di PRODIA Rekanan atau RS Rekanan
4. Setelah medical test, PRODIA menyelesaikannya dalam waktu 3 hari kerja, trus dikirim ke Manulife
5. Kalau sudah diterima di Underwriting, tinggal tunggu keputusannya...
6. JIKA Tidak ada masalah kesehatan, maka STATUS POLIS DITERIMA sekitar 2 minggu dari medical diterima
7. POLIS TERBIT 2 minggu kemudian, kadang bisa LEBIH CEPAT.

sekarang kalau di point ke 5, UNDERWRITING masih ragu dengan hasil MEDICAL CHECK, maka akan diperintahkan untuk step selanjutnya

6. JIKA ADA PERINTAH dari Underwriting untuk medical test tambahan, maka harus ke PRODIA lagi untuk test
7. Tunggu hasil dari PRODIA selesai, kemudian dikirim lagi 3 hari kemudian
8. Hasil Medical diterima Underwriting, kemudian diproses lagi.
9. JIKA tidak ada keraguan di pihak underwriting, maka STATUS POLIS DITERIMA sekitar 2 minggu kemudian.
10. POLIS TERBIT 2 minggu kemudian.


Saya pernah menangani kasus PRO ACTIVE PLUS Up Rp 250juta, cepet banget keluar polisnya. Dari mulai daftar sampai terbit hanya 3 minggu. :) Padahal dia sekalian apply asuransi kesehatan euy...

nah ada lagi klienku PRO ACTIVE PLUS UP Rp 450juta, sejak bulan lalu 11 Agustus 2010 sudah apply, tapi karena dia terlalu jujur waktu wawancara dengan dokter, akhirnya banyak sekali medical test tambahan, dan banyak yang harus dilengkapi.. sampai sekarang tgl 22 september 2010, blum OK status polisnya...

jadi saya pun tidak bisa menjanjikan kapan selesainya  POLIS, karena tergantung dari divisi Underwriting dan wawancara Anda dengan dokternya.. :)

 

Pertanyaan:
Kenapa premi PRO ACTIVE PLUS lebih mahal daripada PRO ACTIVE?


Jawaban:

kalau PRO ACTIVE PLUS, preminya karena ditahan sekian lama, akan mahal - saran saya adalah yang Pro Active Plus 20, karena anak mbak Nita = 3 tahun,
berarti bapaknya perlu asuransi selama 20 tahun.

Kalau kita pakai yang PRO ACTIVE saja, berarti harus asuransi selama 20 tahun juga, mbak coba hitung Total Premi Pro Active jika dibayar selama 20
tahun.

sekarang kalau kita sama-sama bayarnya 20 tahun, lebih murah yang PRO ACTIVE PLUS 20.




Pertanyaan:
mbak, tolong jelaskan prosedurnya aplikasi term life untuk PRO ACTIVE. Dan Saya ingin tahu apa pengaruh ekstra premi terhadap PRO ACTIVE ini

 

 

Jawaban:

Karena UP-nya besar, dan preminya kecil - maka prosesnya lebih panjang dari biasanya.

Kalau PRO ACTIVE, seleksinya lebih ketat dari PRO ACTIVE PLUS, karena preminya lebih murah.

Dan Jika keluar EKSTRA PREMI, maka Ekstra Preminya akan dikalikan persentase yang diberikan oleh underwriting.

Saya pernah ketemu dengan calon klien yang ingin beli Pro Active, padahal budgetnya hanya 2 juta per tahun. Saya sudah sarankan untuk ambil PRO ACTIVE
PLUS saja, yang bayarnya juga Rp 2juta per tahun, tapi UP-nya lebih kecil.


Tapi klien ini tetap kepingin beli PRO ACTIVE saja.


Pada saat medical test, ternyata ditemukan sedikit kelainan pada jantung, hanya deteksi dari rekam jantung saja, dan klien tersebut memang agak over
weight (padahal umurnya masih 32 tahun).

Maka Underwriting mengeluarkan surat ekstra premi yang bunyinya: menerima dengan syarat premi bertambah 100%.


Premi Pro Active milik klien sbb:
Tahun Pertama : Rp 2.100.000
Tahun Kedua : Rp 2.200.000
Tahun Ketiga : Rp 2.300.000 ............ Tahun ke-10 : Rp 4.000.000


Berarti ketika underwriting menyatakan ekstra premi 100%


premi resminya berubah menjadi

Tahun Pertama : Rp 4.200.000
Tahun Kedua : Rp 4.400.000
Tahun Ketiga : Rp 4.600.000 ............ Tahun ke-10 : Rp 8.000.000



jadi memang harus dipikirkan matang-matang, program mana yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan sejak awal pendaftaran.




Pertanyaan:

Biasanya ekstra premi keluar berdasarkan apa ya?


Jawaban:


Yang menyebabkan ekstra premi biasanya sbb:
- Resiko pekerjaan
- Sejarah penyakit di masa lalu
- Kondisi Kesehatan saat ini


untuk kasusnya suami mbak, aku gak tau bagaimana kondisi kesehatannya,
- apakah pernah sakit dirawat di RS
- apakah keluarga mas oke-oke aja
- apakah overweight

kalau 3 poin di atas terlewati, dan dalam keadaan sehat wal afiat, itu dinamakan CLEAN CASE, jadi dengan UP 1 Milyar tidak perlu MEDICAL TEST.



Pertanyaan:

Misal saya ambil pro active plus + living protection tanpa ADDB , apakah waiver premium tetap berlaku jika saya mengalami cacat total (ingat saya nggak ambil ACCB)



Jawaban:

Waiver Premium tetap berlaku apabila terkena cacat total sehingga tidak dapat bekerja lagi. Walaupun tidak ambil ADDB. Sebetulnya fungsinya melindungi selama klien masih bisa bekerja. Karena itu Waiver of Premium tidak bisa dibeli oleh ibu rumah tangga, atau klien yang berusia lanjut, karena dianggap mereka tidak punya penghasilan tetap.



Pertanyaan:

Misal saya ambil 10 tahun, tapi sakit kritis di tahun 8, klo saya ambil waiver premi, kan harusnya Up kritis keluar, premi jadi bebas bayar utk tahun 9-10.

terus harusnya kan saya mau tetap perpanjangan, ini masih bisa diperpanjang ?
tp utk periode 10 tahun kedua harus bayar lagi premi yach ? (kan waiver premi hanya berlaku kontrak pertama yg 10 tahun )?



Jawaban:

betullll.. jadi waiver of premium dalam asuransi term life hanya berlaku untuk masa tenor tersebut. Jadi kalau penyakit kritis terjadi di tahun ke-8, berarti bebas premi untuk 9 dan 10 saja. Setelah itu, periode 10 tahun kedua harus bayar premi lagi.

Di beberapa asuransi lain, kalau sudah pernah klaim penyakit kritis, kemungkinan tidak bisa perpanjang asuransi jiwa term life-nya karena kan mereka harus medical test dulu. Karena tidak adanya klausa Guarantee Renewability.



 

 

-------- SELESAI TANYA JAWAB ------------

 

 

Baca Artikel yang berhubungan dengan pendaftaran asuransi

 

 

cheers,

 

Devi Dimitra Maksum
UM J. Gamma Fortuna
Tel/WA. 08551027107
Pin BB: 7D20960A
Email. This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

banner termlife

CONTACT INFO

Devi Dimitra Maksum
Unit Manager J. Gamma Fortuna

-- term life specialist --

 

Email: devidimitra@gmail.com
Phone/WA: 08551027107
Pin BB: 519747D0

Nomor Lisensi AAJI = 11305385

 

 

Video Portfoliokita

Klik link di bawah ini untuk lihat VIDEO penjelasan dari materi-materi di Web Ini.

ME AND MY CLIENTS

Photo Flipbook Slideshow Maker